hai udah lama ya aku ga upload, kali ini aku mau berbagi cerita,
kali ini aku mau cerita tentang pengalaman semasa PPL
jadi PPLnya itu ada 2,
1. PPL Mandiri dari Rumah (3 minggu awal) 19 Juli s/d 10 Agustus 2021
2. PPL Mandiri Kolaborasi (3 minggu akhir) 11 Agustus s/d 31 Agustus 2021
Awalnya, aku bingung banget mau ppl di sekolah mana ya kan, dan gada barengan ppl nya. saat bimbingan bersama DPL pun aku belum dapat sekolhan. mau daftar ppl di Mts Nu demak tapi waktu untuk bisa ngirim suratnya lama banget. akhirnya berinisiatif coba daftar ppl di SMAN 1 Demak. dan Alhamdulillah ternyata 1 temen pas di mahad dan rumahnya di daerah demak mau ngajak ppl bareng.
dan tanpa mikir panjang dan nekad, aku sama temenku ini tadi mengirimkan surat ke sekolahan tersebut(sman 1 demak)
saat aku post story wa, temen kontakku ada yang bilang "tenan, meh ppl ng Sman 1 demak? Titeni wae rak bakal di acc"
disitu aku sebenarnya sempet minder dan coba cari opsi sekolahan lain, karena sehari belum ada panggilan dari pihak sekolah. akhirnya besok nya kami datang kembali ke sekolahhan tersebut. dan alhasil langsung di arahkan kepada guru pamong masing-masing.
sempet takut juga karena di sekolahan tersebut baru perdana ada anak UIN WS ngajukan ppl disekolahan tersebut. dan yang buat terkejut lagi yaitu kelas yang aku ampu banyak banget dan di minta untuk mulai ppl lebih awal dari yang ditentukan oleh kampus dikarenakan guru mapel tersebut sakit.
Aku pun mengiyyakan arahan pamong, dan hari pertama ngajar aku belum mempersiapkan Rpp dikarenakan pamong mengirim materinya pun sudah larut malam.
pada tanggal 26 Juli 2021, dimana temen-temen yang lain masih melaksanakan PPL Mandiri dari rumah, aku sudah melaksanakan PPL Kolaborasi. campur aduk sih rasanya yangmana grogi dan banyak guru guru yang lain menyimak caraku mengajar. minggu pertama masih aman mengajar sebanyak 8 kelas dan menghadapi murid yang aktif dan juga pasif.
Minggu pertama aku masih bingung menggunakan sistem pembelajaran yang digunakan oleh sekolah. 15 menit sebelum pembelajaran, siswa akan mengirimkan share live location di grup telegram. tetapi shareloc ini hanya di lakukan sekali saja saat jam pagi. dan guru yang mengajar di jam pagi tersebut memantau siapa saja yang telat mengirimkan shareloc maka akan di laporkan oleh bagian kesiswaan lalu murid tersebut akan di keluarkan dari grup telegram. dan apabila ingin di masukkan kembali ke grup siswa harus datang kesekolahan. lalu selain menggunakan telegram, siswa belajar menggunakan e-learning, dan gmeet.
ada beberapa temen yang bilang "sok sibuk bgt, ppl kan banyak santainya". nahh, pada awalnya dulu aku juga mikirnya gitu. ternyata saat sudah ppl jadi tau rasanya. apalagi mengerjakan tugas double yaitu tugas buat video untuk PPL Mandiri dari Rumah dan tugas PPL Kolaborasi. sangat sangat bersyukur karena DPL sangat perhatian dan selalu menyemangati. tugas PPL Mandiri ku kerjakan sebaik mungkin dan Alhamdulillah tanpa revisi. Hal yang sangat di sayangkan adalah ketika aku sudah mendapatkan dosbing namun DPL ku menawarkan dirinya untuk menjadi dosbingku, berat banget sih nolaknya, kapan lagi coba dapat dosbing yang seperhatian sepengertian bahkan kalau ada apa-apa langsung nelfon pokoknya penyayang banget.
Sebenarnya antara murid dan guru/mahasiwa dan dosen harus ada batasannya jangan sampai kurang ajar kepada guru, mulai dari tutur kata dan lainnya. namun Bu DPL sangat santai dan bisa menjadi pendengar baik disaat aku pengen cerita, bener-bener sesayang itu aku sama panjenengan bu.
oh iya, ada kabar duka di saat hari pertama aku mengajar, ternyata pada tanggal 26 Juli 2021 di sore hari guru mapel PAIBP yang bernama Pak As'ad telah meninggal dunia. Belum pernah ketemu dan belum pernah lihat beliau tapi ikut merasa kehilanggan. Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah SWT, aamiin....
suatu hari Guru pamongku said "untuk adek tingkat yang kemungkinan tahun depan mau ppl di tempat yng aku laksanakan sekarang sangat sangat di persilahkan". bangga gak ? bangga gak ? bangga lah masa engga. berarti aku dan temenku berhasil membuat relasi yang baik dengan pihak sekolah.
2 minggu menjalani PPL masih aja guru-guru mengira aku siswa Sman 1 Demak, nah jadi selama aku ppl disekolah pun kegiatanku ga cuma mengajar, tetapi juga ikut melayani peminjaman dan pengembalian buku di perpus bahkan melakukan stample pada buku baru
Pada saat minggu pertama aku tidak rutin berangkat ke sekolah dikarenakan boleh mengajar dari rumah dan ku manfaatkan untuk mengerjakan tugas ppl mandiri dari rumah. saat memasuki minggu ketiga ternyata ada anak PPL dari univ lain sebanyak 21 orang. dan akhirnya diadakan piket dan setiap yang piket itu menginput data buku perpus yang belum diberi barcodenya.
oh iya, aku juga bersyukur dapat murid yang baik dan aktif yangmana mau bantu aku untuk buat video.
pada minggu ketiga guru pamong said "besok ngajarnya bersama saya ya mbak, saya mau lihat cara ngajar sampean" dag dig dug ser , panas dingin tapi alhasil tidak mendapat kritikan sama sekali. beliau said "saya tertarik dengan media yang anda gunakan tolong buatkan saya seperti yang anda gunakan saat mengambil nilai siswa itu, nanti saya kirimkan ppt kelas yang saya ampu"
jadi disini aku mengembangkan bahan ajar/modul digital, dan ppt interaktif dan sesekali menggunakan quiziz. jadi ga jarang aku ngeluh pusing, ga mood makan, sering berhalusinasi pengen ada yang memperhatikan dengan secercah pertanyaan "bagaimana harimu? capek kah, menyenangkan kah?". atau pernyataan "yang kuat ya, semangat bentar lagi selesai. mau cerita? aku siap jadi pendengar baikmu"
keluh kesah yang sering di lontarkan
"ternyata berat ya ngajar anak SMA",
"banyak banget kelasnya, mana pasif lagi, gimana ya biar aktif",
"lama banget jam ngajarnya, bingung mau bahas apa aja"
pada saat minggu ke empat, gumong said "mbak, saya lihat anak zaman sekarang itu kreatif dan di zaman sekarang serba digital. saya mau anda mempromosikan ruang podcast ini, bisa ?"
dan pastinya gabisa nolak lah, bisa ga bisa ya pokoknya harus bisa. ibu said "Namanya aja belajar. di niatkan Tholabul Ilmi. cari banyak-banyak pengalaman"
belum juga jadi video promosi, Minggu ke lima gumong said again "mbak, saya mau anda dapat jadwal ngisi podcast, atau anda bisa jadi narasumbernya kapan, antara kamis atau senin? Saya akan jadi host anda narasumbernya"
nangis boleh ndak si? mana tugas ppl kolaborasi yang dari fakultas masih ada 2. ketambah video promosi, buat soal ulangan untuk kelas yang ku amppu, terus yang di ampu pamong juga. eh ini podcast lagi.
memang harus kuat dan serba bisa walaupun bukan passion nya yahh..
sementara udah sampe sini dulu deh ceritanya, lanjut besok lagi
bye





